Sunday, 2 October 2016

Pengertian Bandwidth Throughput

 Pengertian Bandwidth

Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya di sebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. Atau definisi bandwidth yaitu luas atau lebar cakupan frekwensi yang dipakai oleh sinyal dalam medium transmisi. Jadi dapat disimpulkan bandwidth yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik. Fungsi bandwidth adalah  untuk menghitung transaksi data.

     Pengertian Throughput


Pengertian dari Troughput adalah bandwidth yang sebenarnya atau aktual. Diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu juga.  


Pengertian Throughput

Jika misal bandwidth Anda yang Anda ketahui adalah sebesar 64 kbps, lalu Anda ingin mendownload file dari Internet berukuran 128 kb, seharusnya file tersebut sudah sampai ke komputer Anda hanya dengan waktu 2 detik (128/64), namun apa yang terjadi, file tersebut tiba di perangkat kita dalam waktu 8 detik. Jadi bandwidth yang sebenarnya adalah 128kb/8 detik = 16 kbps


 Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Bandwidth dan Throughput :

  • Perangkat jaringan yang digunakan.
  • Topologi jaringan yang digunakan.
  • Tipe data yang ditransfer.
  • Banyaknya pengguna jaringan.
  • Spesifikasi komputer server.
  • Spesifikasi komputer client/user.
  • Induksi listrik maupun cuaca.  
 Macam-Macam Bandwidth dibagi menjadi dua. Berikut penjelasannya :
  • Bandwidth digital yaitu volume ataupun jumlah suatu data (dalam satuan bps atau bit per second) yang bisa dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.
  • Bandwidth analog yaitu merupakan suatu perbedaan antara frekuensi yang terendah dan frekuensi yang tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) yang bisa menentukan banyaknya informasi atau data yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.
             1Byte (1B) = 8bits           
             1Kilobit(1kb) = 1.000bits          
             1KiloByte(1KB) = 8.000bits
             1Megabit(1Mb) = 1000.000bits   
             1Gigabits(1Gb) = 1.000.000.000 bits


Bandwidth Uplink dan Downlink :


  1. Bandwidth Uplink atau Upload (Batas kecepatan upload)
    Upload merupakan sebuah proses dimana kita mengunggah atau mengirim data dari perangkat kita berupa text, pesan, gambar, video, dll ke perangkat lain menggunakan jaringan komputer/internet. 

    Contohnya seperti ketika mengunggah sebuah foto ke Sosial Media seperti Facebook. Meskipun kita hanya mengirim sebuah pesan melalui FB, WA, BBM, dsb itu sudah disebut dengan upload.
  2. Bandwidth Downlink atau Download (Batas kecepatan download)
    Download adalah sebuah proses dimana kita mengambil/mengunduh data dari perangkat lain atau internet berupa text, pesan, gambar, video, dll ke komputer kita menggunakan jaringan komputer atau internet.

Friday, 16 September 2016

Tutorial Cara Pembuatan Animasi Augmented Reality (AR) dan Membuat Aplikasinya Menggunakan Unity dan Vuforia SDK

Tutorial Cara Pembuatan Animasi Augmented Reality (AR) dan Membuat Aplikasinya Menggunakan Unity dan Vuforia SDK

Apa itu Augmented Reality ??
Mungkin Sobat tidak asing lagi dengan yang namanya Augmented Reality yang dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya AR (augmented reality), yaitu teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata.
Ok... Pada artikel kali ini saya akan berbagi sedikit tutorial bagaimana cara membuat augmented reality di perangkat mobile, khususnya dalam platform Android menggunakan marker. Langsung saja tahap yang harus dilakukan :
Download dan Siapkan alat tempur:

  1. Marker disini ( marker yang digunakan dalam tutorial ini gambar bungkus rokok samp*erna) 
  2. Unity3D  ( Versi yang digunakan dalam tutorial ini 4.3.4f1 ) Download dan instal di leptop/PC anda.
  3. Vuforia SDK ( Versi yang digunakan dalam tutorial ini vuforia-unity-android-ios-3-0-9 ),
  4. Android SDK ( Versi yang digunakan dalam tutorial ini Windows 32 & 64-bit, saya menggunakan  adt-bundle-windows-x86_64-20140321 ) Download dan Extract di leptop/PC anda.
  5. Smartphone Android.
  6. File animasi dari blender yang sudah di format ke dalam *fbx.

Langkah-langkah memulai :
  1. Setelah alat tempur diatas disiapkan jalankan aplikasi Unity3D dan buat project baru dengan cara klik "File->New Project" disini saya membuat project dengan nama "New Unity Project 7". Jangan lupa di save (CTRL+S) terserah berinama apa aja untuk Scene. disini saya berinama "New Unity Project 7".
  2. Lalu klik kanan pada bagian Assets. Import Package->Costum Package,
  3. Import Package SDK Vuforia yang kalian download tadi,
  4. Delete Main Camera pada Unity,
  5. Lalu drag ARCamera dan ImagetArget,
  6. Klik kanan pada Assets, pilih Create > Folder dan beri nama Model,
  7. Selanjutnya adalah tahap penyisipan Marker, yaitu dengan cara klik kanan pada Assets > Import Package > Costum Package > pilih marker (Semporna) > Open,
  8. Setelah disisipkan, load marker, klik ImageTarget pilih Marker disini namanya Sempoerna
    ,
  9. Pada ARCamera beri ceklis,
  10. Atur posisi camera menjadi X=0 Y=0 Z=0,
  11. Setelah mengatur posisi ARCamera, sekarang atur Posisi ImageTarget X=0 Y=0 Z=0,
  12. Klik Folder Model dan klik Objek dari blender yang sudah di import, dan tab Model atur Scale Factor=1, Tab Rig atur Animation Type=1, dan beri ceklis pada Generate Colliders, Tab Animations atur Wrap Model=Loop, Ceklis Add Loop Frame, pada Warp Mode=Loop, biar animasinya bergerak berulang atau berjalan terus,
  13. Drag objeknya ke dalam ImageTarget,
  14. Maka hasilnya seperti ini,
  15. Atur semua posisi, rotasi, scale pada objek, ARCamera, dan ImageTarget,
  16. Maka hasilnya kurang lebih seperti ini,
  17. Sampai sini, sebenarnya animasi sudah bisa di lihat hasilnya, kirimkan gambar Marker yang di buat Web vuforia ke smartphone, kemudian buka gambar tersebut di smartphone anda, dan klik play, dan akan muncul kamera dan letakkan posisi smartphone anda tepat depan kamera,

  18. Maka hasilnya seperti ini,
  19. Selanjutnya adalah Tahap Mengcompile atau merubah menjadi file APK untuk Android agar bisa jalankan di perangkat ponsel Android kalian, Sebenarnya ada dua cara untuk penginstalan, namu disini saya hanya mnjelaskan penginstalan menggunkan file *APK yaitu dengan cara Klik File->Building Setting atau CTRL+Shift+B. pada bagian Platform pilih Android lalu klik Switch Platform jangan lupa untuk Add Current untuk menambah Scene yang kita save tadi. Klik player Setting dan atur sperti gambar di bawah, Untuk seting lainnya seperti Spesifikasi Android kalian bisa atur sesuai dengan OS android yang kalian gunakan pada Other Setting. Setelah itu kalian tinggal klik Build . tunggu hingga proses selesai. 
  20. Setealah menjadi file *APK Instal aplikasi di Android kesayangan kalian, lalu jalankan,
  21. Maka hasilnya akan seperti ini,
Akhirnya selesai juga, cukup panjang juga cara pembuatannya pasti anda merasa lelah, sama saya juga lelah membuatnya, tapi tetap semangat ya...^_^
jika gambar kurang jelas silahkan klik pada gambar untuk memperbesar!!!

Cara Membuat Simple Augmented Reality Berbasis Android Menggunakan Unity 5.1.1 dan Vuforia 5.0.5

Step by Step Membuat Simple Augmented Reality Berbasis Android Menggunakan Unity 5.1.1 dan Vuforia 5.0.5


 
 Ok langsung aja berikut adalah alat dan bahan :
  1. Unity, dalam tutorial kali ini saya menggunakan Unity 5.1.1
  2. Vuforia SDK, dalam tutorial ini saya menggunakan vuforia-unity-5-0-5. Pilih 'Download for Unity'.
  3. Android SDK, ini adalah tools wajib untuk membuat aplikasi android.
Langsung saja kita masuk ke tutorial. Namun sebelum masuk ke tutorial Anda dapat mendownload projectnya terlebih dahulu pada link di bawah.

 
Langkah 1 : Buka Unity dan buat project baru

Blank project unity
Blank project unity

Langkah 2 : Ubah project ke Android

Ubah project unity ke android
Ubah project unity ke android

Jangan lupa untuk melakukan pengaturan pada player setting

Pengaturan player
Pengaturan player

Atur nama company dan nama aplikasi

Atur nama company dan nama aplikasi
Atur nama company dan nama aplikasi

Dan juga pengaturan bundle identifier

Atur bundle Identifier
Atur bundle Identifier

Langkah 3 : Import Vuforia SDK dengan double klik

Double click Vuforia SDK
Double click Vuforia SDK


Centang semua elemen import

Centang semua untuk import Vuforia SDK
Centang semua untuk import Vuforia SDK


Langkah 4 : Masukkan ARCamera dan ImageTarget ke dalam scene, delete Main Camera.

Masukkan ARCamera dan ImageTarget ke dalam scene
Masukkan ARCamera dan ImageTarget ke dalam scene


Vuforia mensuport debugging di PC menggunakan camera webcam. Tapi jika hardware belum di support Vuforia Anda dapat menonaktifkan fitur ini.

Disable 'Don't use play mode' jika error
Disable 'Don't use play mode' jika error


Jangan lupa save scene dengan Ctrl + S setiap melakukan perubahan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan


Langkah 5 : Definisikan marker dengan klik ImageTarget kemudian klik 'No targets defined. Press here for target creation !'


Definisikan marker untuk target
Definisikan marker untuk target
Anda akan diarahkan ke website Vuforia. Login untuk masuk ke akun Anda. Pertama klik 'Add License Key' pada 'License Manager' untuk membuat lisensi. Lisensi ini nantinya berkaitan dengan harga yang harus Anda bayar. Tenang saja, untuk tutorial kali ini Anda dapat menggunakan license free.


License manager pada Vuforia
License manager pada Vuforia

Pada lisensi ada kode yang harus Anda letakkan di code Anda. Copy semua kode tadi kemudian masukkan di ARCamera pada project Anda

Lisensi Vuforia
Lisensi Vuforia

Masukkan ke ARCamera

Masukkan license ke ARCamera
Masukkan license ke ARCamera


Kemudian definisikan marker pada image target. Pada bagian 'Target Manager' klik 'Add Database'.

Tambahkan database
Tambahkan database


Masukkan nama database, kemudian upload marker. Marker yang Anda Upload akan ditampilkan dan diberi rating

Marker yang di upload di Vuforia
Marker yang di upload di Vuforia

Kali ini saya menggunakan marker berikut, Anda dapat menggunakan marker lain.

Marker
Marker
Setelah selesai download datasetnya, pilih 'Unity Editor'. Kemudian Anda akan mendapatkan file dengan ekstensi .unitypackage.

File .unitypackage berisi dataset marker
File .unitypackage berisi dataset marker


Langkah 6 : Import file dataset dengan double click file dataset dengan ekstensi .unitypackage yang Anda dapatkan dari Vuforia. Kemudian tentukan dataset yang digunakan pada ImageTarget

Tentukan dataset pada Image Target
Tentukan dataset pada Image Target

Taruh object yang akan dimunculkan pada AR di atas Image Target. Buat object tersebut menjadi child dari ImageTarget. Pada contoh ini saya memakai object cube dengan klik GameObject >> 3D Object >> Cube

Menletakkan object AR
Menletakkan object AR




Konfigurasi ARCamera untuk me load dataset

Konfigurasi ARCamera untuk me-load dataset
Konfigurasi ARCamera untuk me-load dataset


Langkah 7 : Jalankan project dengan klik File >> Build Settings >> Build. Copy file .apk ke device Android Anda dan jalankan aplikasinya

Preview aplikasi Augmented Reality Unity + Vuforia
Preview aplikasi Augmented Reality Unity + Vuforia

Preview aplikasi Augmented Reality Unity + Vuforia
Preview aplikasi Augmented Reality Unity + Vuforia
Selesai sudah tutorial saya hari ini, semoga artikel ini bermanfaat. Adapun project dari tutorial ini dapat Anda download dengan klik link di bawah.

Sejarah Augmented Reality

Augmented Reality 


Sejarah Augmented Reality

Secara umum, augmented reality (AR) adalah penggabungan antara obejek virtual dengan objek nyata. Sebagai contoh, adalah saat stasiun televisi, menyiarkan pertandingan sepak bola, terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang berlangsung. Menurut Ronald Azuma pada tahun 1997, augmented reality adalah menggabungakan dunia nyata dan virtual, bersifat interaktif secara real time, dan merupakan animasai 3D. Sejarah tentang augmented reality dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia claim adalah, jendela ke dunia virtual.


Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan Prototype AR.


Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas, mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Computers.
Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1 Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit. FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama, Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone 3GS.

Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi augmented reality adalah:
  1. Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan augmented reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan augmented reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan augmented reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan augmented reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.
  4. Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan augmented reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan augmented reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan augmented reality dibutuhkan di dunia robot.
  6. Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan.


Contoh  dari "Augmented Reality"
Augmented reality - www[dot]romadhon-byar[dot]com
Contoh Gambar 1
Augmented reality - www[dot]romadhon-byar[dot]com
Contoh Gambar 2